Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmizi disebutkan bahawa: “Sebaik-baik ibadah adalah menunggu datangnya dari Allah (sambil bersabar tatkala tertipa musibah)”. Firman Allah s.w.t yang bermaksud: “…bukankah Subuh itu sudah dekat?” (Hud:81). Wahai orang-orang yang bersedih dan cemas, bangkitlah segera. Sesungguhnya matahari telah terbit dan sambutlah kemenangan yang dianugerahkan oleh Yang Maha Memberi Kemenangan. Sebuah pepatah Arab ada menyebutkan: “Jika seutas tali sudah sangat meregang, nescaya ia akan segera putus!” Maksudnya: Apabila suatu persoalan semakin rumit, maka tunggulah jalan keluarnya.
Pepatah Arab ada menyebutkan: “Kepedihan yang selalu mendera pada saatnya nanti pasti akan pergi”. Pepatah lain berkata: “Begitu banyak orang yang lega setelah putus asa mendera, begitu bayak pula orang berbahagia setelah dia putus asa. Siapa pun yang berprasangka baik kepada pemilik ‘Arasy maka ia akan memetik buah manis di tepi sungai yang jernih”. Dalam sebuah hadis Qudsi ada menyebutkan: “Aku sesuai prasangka hambaKu terhadap diriKu, maka silakan dia berprasangka terhadap diriKu sesuai dengan kehendaknya”. Dalam pada itu, ada sebuah hadis menyebutkan: “Ketahuilah, bahawa pertolongan itu ada bersama dengan kesabaran dan kelapangan itu selalu bersama kesulitan”. Seorang penyair berkata: “Jika persoalan terasa semakin menyesakkan tunggulah datangnya kelegaan. Kerana sesuatu yang paling dekat dengan persoalan yang menyesakkan adalah kelegaan”. Penyair yang lain berkata: “Sungguh aku telah menahan diri setelah Ibnu ‘Anbas, sedangkan air mata semakin mendesak untuk tercurah. Kebahagiaan pasti tiba orang yang jahat pasti tercela segala keburukan telah menimpa saatnya kelegaan menjelma”.
Ada juga penyair lain mengatakan: “Banyak mata terbelalak sementara yang lainnya terpejam. Di dunia nyata sesuatu bisa ada, bisa juga tiada. Maka lemparkan sekuat tenaga kesedihan hatimua hanya akan membuatmu menjadi gila. Sesungguhnya Tuhanmu telah menyiapkan apa yang kau perlukan esok hari dank au akan menjumpai kecukupan itu ketika kau menjalaninya”. Ada juga yang mengatakan: “Biarkanlah segala sesuatu itu mengalir seirama takdir. Jangan sekali-kali kau tidur kecuali tetap waspada. Saat kau kerdipkan matamu kau akan tercengang, ternyata Allah telah mengubah keadaan”.
(bersambung…)
No comments:
Post a Comment